Arti cinta buat KITA
Cinta itu anugrah
Tiada ternilai bila seseorang yang kita cintai mrnyambut sepenuh hati
Cinta itu musibah
Jika seseorang yang kita cintai menolak dengan keji
Maka
Jangan coba tanamkan rasa cinta disembarang orang
Tetapi tanamakanlah rasa cinta itu terhadap satu orang yang akan menjemputmu ketaman surgawi!!!
(puisi ini saya salin dari buku diary yang penah menghiasi keseharian kita thn 2003 silam)
salah satu puisi yang pernah kamu tulis didiary kita
Kusuka sendiri,
Kusuka sunyi
Kusuka unie
Saat kau disisimu
Seakan lidah ini beku
Mulut ini bisu
Tapi rasa nyaman menyelimutiku
Saatkujauh darimu hariku terasa amat rindu
Lidah ini tak terasa kaku
Ku ingin selalu mengucap
I LOVE YOU
Ku ingin langit, bumi jadi saksi
Kesucian cinta kita yang akan abadi
Ku ingin bulan dan matahari
Tersenyum berseri melihat kita
Bergandengan tangan disore hari
Ku ingin awan dan angin bersatu melingdungi smua
Cita-cita suci ini
Dan ku ingin TUHAN merestui hubungan kasih suci.
Kisah sedih itu dimulai dari pertemuan yang tak terduga, pertemuan yang tidak pernah kami inginkan dan kami impikan. tapi langah takdir menuntun kami untuk bertatap muka dan memulai kisah ini hingga mengubah pola pikir kami tentang arti cinta dan hidup yg berbeda.
foto bersama beberapa sahabat di kota tua, ktika kmu pulang ke jakarta
Aku Nardi biasa di panggil ‘kojun’, umur 26 tahun domisili aceh, terlahir dengan bakat iseng suka ngerjain teman-teman, suka berantem dengan emosi yang terkesan meledak-ledak walau pada hakikatnya aku termasuk pendiam, suka balap-balap motor, plus suka main cewe sampai dicap oleh beberapa orang temanku sebagai ‘playboy’. dengan sikap-sikap tersebut aku lumayan dikenal sebagai anak laki-laki yang nakal diantara teman-temanku, sekarang aku dalam masa pendidikan Dokter di salah satu rumah sakit di daerah Nanggroe Aceh Darussalam.
Dia seorang wanita yang kucinta umur 26 tahun ferdiana dwi sari biasa di panggil ‘uni’ berdomisili di Jakarta dan merupakan lulusan salah satu universitas terkemuka di Indonesia jurusan Arsitek, Uni dikenal sebagai perempuan yang pendiam, supel, mudah akrab sama orang-orang disekelilingnya , manja, disertai sifat suka ngambeknya menjadikan dia wanita yang disukai di lingkungannya dan memiliki banyak teman.
Kami layaknya orang-orang yang sedang berpacaran lainnya,,yang membedakan kami hanya suatu kata yang kami sebut “kelengkapan”, kenapa??karena bagi kami fungsi pasangan adalah melengkapi,ada saat dikala kami harus menjadi ‘sahabat’ tempat saling berbagi, adakalanya kami seperti ‘adik kakak’ yang saling melindungi, adakalanya kami seperti ‘orang tua’ satu sama lain untuk saling mengingatkan.tapi kami merasa pernah jadi musuh walau kami secara tidak sengaja saling menyakiti.
Kudeskripsikan uni seperti wanita baja yang kuat dengan sikap ku yang sering sekali menyakiti perasaannya, dan kadang itu kulakukan dengan penuh kesadaran, karena ketabahannya,dan kekuatannya dia kusebut wanita yang sangat luar biasa.
# note: kenalilah dia,dan kalian akan tau betapa spesialnya wanita ini, dan kalian akan tahu betapa beruntungnya aku pernah memiliki wanita special ini.
foto yang pernah menghiasi buku dairy kita (mangap walaupun rada culun)
Yuk kita bercerita!!!
8 tahun yang lalu di tahun 2003.
Kojun…..!!!!seorang wanita memanggilku dari kejauhan. Yah,,ada apa dam (madam, pacar aku kala itu)..kamu mau kemana?jd nanti ke trisakti??
Aku: Jd kayanya,,tadi udah janjian juga sama anak-anak…lah kamu mau kemana??
Madam: Biasa say,mauu ke kantin, yuk…
Aku: Yuk…aq juga laper,,’lalu kami melangkahkan kaki ke kantin,maklum lagi istirahat’.
Madam: Tau ga say, si dicky juga mau tes di trisakti loh,,rahma sama ilham juga,,mereka mau tes kedokteran sama kaya kamu…
Aku :masa sih??Paling ga lewat..hahaha
Madam: Ahh kaya kamu lewat aja,kan otak kamu pas-pasan juga…
Aku: Siaaaalll,,umpatku sambil mencubit tangannya..’dia memang sering meremehkan kemampuanku,hufff’
Kami berlalu menuruni tangga menuju kantin sambil ngobrol-ngobrol,sambil sesekali mencolek beberapa orang sahabat kami yang sedang duduk-duduk santai di depan kelas masing.
Sesampai dikantin beberapa orang sahabat kami sudah menunggu,ada juga yang sedang merokok secara sembunyi-sembunyi di belakang kantin.
‘Menjelang siang hari sekitar pukul 11 siang, aku dan beberapa orang temanku minta ijin sama pihak sekolah untuk ujian tes di trisakti’.
“Jadilah siang itu aq, dicky, rahma, ilham, dewi, dan beberapa orang teman lainnya berangkat kesana dengan naik motor, dan ada juga yang naik angkot.maklum masi siswa.hehehe..
Dalam perjalanan aku memantapkan hatiku untuk memilih kedokteran walau masi tersisa sedikit keraguan tentang biaya yang akan dikeluarkan orang tuaku. bismillahirahmanirrhim ‘batinku
Sambil terus memacu sepeda motorku menyalip-nyalip dalam kemacetan kota Jakarta..’maklumlah..obsesi balap’…hehehe
Sesampai disan ”wowwww…orang kaya semua batinku”, ketika kulihat mobil-mobil mewah yang terparkir di depan kampus kedokteran, tempat aku menjalani tes siang itu.
Kalau jadi kuliah disini minder juga nih. aahhh cuek lah sambil terus melangkah kedalam kampus.
Setelah mendaftar ulang dan ujian aku keluar dengan langkah gontai, karena jujur soal-soal yang tadi susah-susah, banyak yang aku tidak mengerti.
Junnnn…nongkrong di depan yuk,sambil ngerokok ma minum es kayanya mantep…sapa temanku ilham.
Aku: Ok yuk,,gw juga puyeng ma soal tadi, kayanya lo lancar banget bro…
Ilham: Hahahaha…….bisa aje lo, gw juga puyeng ni “sambil menggaruk-garuk kepalnya”
Kami berjalan menyusuri trotoar sambil mencari tukang es, tak beberapa lama kemudian Kulihat seorang gadis yang ku kenal.
“Heyyeyy fer,mau kemana??…sapaku SKSD pada gadis itu, anak ips 1 sekolah SMA ku”
“Eh ia,mau kedepan,jawabnya malu-malu…”
Hmm…aneh ‘batinku,kok gitu doing jawabannya ya???hhmmm,,,bodo ah...
Memang aku tidak terlalu dekat sama sahabatku yang satu itu.
Dan hari itu berlalu dengan cepat,sampai seminggu kemudian ketika aku dan teman-temanku nongkrong di markas WR, tempat kami menghabiskan waktu sepulang sekolah..
Vebru: Jun,,lo tau gak kalo si suhe dah jadian ma fery?kata sahabatku vebru
Aku: Ah lo yang bener,,,
Vebru: Ia beneran,,lo Tanya aja ma ade ni..
Ade: Ia jun,,”jawab ade spontan”.
Aku: Godain yuk,kita kerumah feri (kembali bakat isengku timbul)hehehe..
Vebru: yuk,,gw jabanin,,naik vespa gw aja..
Ade: gw ikut ya,,”sambil minum es orson di warung mami,hahahaha”
Aku: sippp,,jangan ampe fani tau ya??gw males ribut
Vebru : lagu lama lo jun…takut bini..cuiiihh.
Aku: hahahaha,,kaya lo ga tau aja cw gw ‘kutarik dalam-dalam rokok gudang garamku hufffff’
Kami ngobrol ngalor ngidul dan tak terasa hari sudah menjelang sore,tapi teman-teman masih saja tetap rame, kurang lebih 30 orang di warung mami yang berukuran kecil itu, ada yang Cuma tidur-tiduran, ada yang pacaran, ada yang Cuma gosip-gosip aja tentang F4..”maklum waktu itu lagi ngetrend”,dan ada juga yang lagi gila main catur, yang kalah bayar minuman sama makanan.pokoknya rame dan seru deh.
Dan menjelang sore sekitar pukul 03.00
Aku :teman-teman,,gw balik ya,dah sore ni..
Abdi : pagi amat jun, cemen lo…bencong aja balik pagi..
Aku : kan gw bukan bencong ‘mataku ngelirik ikyu sambil senyum-senyum’
Ikyu: brengsek lo jun…
Aku: Hahaha,sorry kyu..’sambil menghidupkan motorku’
Aku: dam, pulang yuk??aku anterin kamu.
Madam: yukk,,,byeeee semua ‘madam bangkit dan berjalan menuju motorku’
begitulah hari-hariku bersama teman-temanku.penuh canda tawa dan keakraban dan kekeluargaan.
Sangat indah mengenang itu semua…………….!!!!
Dan pada sore yang dijanjikan, kami akhirnya pergi kerumah feri..
Dengan naik vespa keluaran tahun 1967 milik vebru (vebru merupakan salah satu sahabatku yang sangat menyukai vespa antik), sambil nyalip-nyalip kemacetan akhirnya kami sampai di rumah feri.
vebru: ni rumahnya jun..
vebru: ni rumahnya jun..
Aku : ia bru,,”kulihat sebuah rumah berlantai 2 yang tertata apik,dan memiliki pekarangan yang di Tanami berbagai jenis tumbuhan dan bunga-bunga”.
Ade: yuk masuk aja, kayanya dirumahnya banyak makanan deh.
Aku : huff “tepok jidat”!!
Vebru: assalamualaikum…….!!!!!!!!
“Walaikum salam” jawab penghuni rumah,tak lama kemudian keluarlah seorang gadis..
vebru: hey fer……..lagi ngapain lo,,ganggu nggak..??
nggak kok,,masuk…”sambil membuka pintu pagar rumah”
ferinya di dalam,sebentar ya di panggil…
deggggg……..sumpah aku kaget,mendengar ucapan gadis itu,dia kan feri???kok mau panggil feri??hmm....belum hilang rasa terkejutku,keluarlah 2 orang wanita yang sangat mirip, bahkan kala itu aku sama sekali tak melihat adanya perbedaan antara keduanya…ternyata mereka kembar…huffff!!!!
Feri: heyy,kalian masuk sini duduk..ni kenalin sodara kembar gw,uni namanya..
Uni:hai,,uni..sambil menjabat tangan kami satu persatu..
Vebru: mirip banget,sumpah dah..ga ada bedanya sama sekali..
Ade: tai lalatnya beda..”ade menunjuk tai lalat yang terdapat di pipi feri..
Aku: oh iya hehehe…bedanya tai lalatnya doang..hahaha.lo kok ga ngomong sih fer kalo punya sodara kembar??
Feri: lah lo ga nanya..
Vebru: wahhh aus ni…”sambil memegang tenggorokannya sok serius’
Feri: ie ie, gw bikini minum..air putih aja ya?hehehe “feri bangkit dari tempat duduknya”
Ade: ga ada warnanya??
Uni: biar sini de (feri), gw aja yang bikinin, mau minum apa? ‘tanya uni’
Apa aja deh yang penting berwarna sama makanan juga yah ‘jawab kami cuek’
“uni bangkit menuju kedapur, meninggalkan kami yang asik bersenda gurau”.
itulah awal perkenalan ku dengan uni,dan akhirnya kuketahui kalau wanita yang aku temui di depan trisakti itu adalah uni,dan bukan “feri”.
Hari-hari selanjutnya berjalan seperti biasa, dan kedekatanku dengan semakin akrab,apalagi di dukung handphone sony erikson T100 yang baru saja ku miliki. (masi norak sama handphone, dikit-dikit sms..hehe).
“Kala itu sebagai remaja aku memiliki beberapa orang pacar, pacar pertama adalah madam, hubungan kami sudah berjalan lebih dari setahun, ada juga puput gadis yang baru ku kenal beberapa bulan yang lalu,niken sahabat SMP ku, dan beberapa wanita lagi yang sedang dekat denganku”
Aku sangat menjaga kerahasiaan hubunganku dengan wanita-wanita itu di depan uni,bahkan aku sengaja sedikit menjauhkkan diri dari madam agar feri (sodara kembar uni,teman sekolahku) tidak mengetahui kelanjutan hubungan aku dengannya.
Sejalannya waktu hubungan ku dengan uni semakin dekat, dan puncaknya terjadi pada tanggal 18 mei 2003 Pada sore hari itu kami telfonan.
Aku: kamu lagi ngapain,,aku ganggu kamu ya?
Uni: gak kok,,Cuma habis bantu-bantu mama masak aja.
Aku: ooo,,kamu rajin banget,jago masak ya??
Uni: ia lah,,malu kalo cewe ga bias masak..
Aku: hehehe,ia juga yah..
Uni: nanti malam kita jalan yuk?
Aku: hmm,,yukkk..tapi kemana ya? ‘garuk-garuk kepala’
Uni: terserah kamu aja deh, aku ikut aja..
Aku: kerumah ade aja yuk,kan dekat sama rumah suhe tuh,,
“Dalam hati kecil aku merasa agak sedikit takut,karena dekat rumah ade banyak teman-teman madam,terpikir olehku berbagai macam hal jika kedekatanku dengan uni diketahui olehnya ,tp yasudahlah kuberanikan diri saja”.
“Pada malam harinya, aku pergi jemput uni dirumahnya dengan sepeda motorku,dan kami pergi kerumah ade. sesampai disana setelah ngobrol-ngobrol sama ade dan juga vebru yang kebetulan ada disitu, aku dan uni keluar dan duduk di teras”.
Aku: kita pulang jam berapa, ini dah malam loh? Aku takut kamu dimarain nanti.
Uni: ga papa kok, ntar lagi aja. Emang kamu mau pergi ya?
Aku: ga kok ni, kalo aku kan bebas,aku cowo..
Uni: hmmm,ga papa kok….,aku boleh nanya gak sama kamu??
Aku: boleh kok, emang mau nanya apa?? “jawabku bingung”
Uni: kamu selama ini anggap aku apa sih?
Aku: hmm….’kugenggam erat jarinya, kami bangkit dan berjalan hingga akhirnya kami berdiri di pinggir jalan, aku nyaman di samping kamu,
”hanya itu yang keluar dari mulutku, di tengah keragu-raguan dengan apa yang akan terjadi jika semua ini akhirnya terbongkar jika aku sudah memiliki beberapa orang pacar”.
Uni: kamu ga mainin perasaan aku kan?
Aku: aku ga pernah berniat mainin perasaan kamu,aku suka kita dekat kaya gini,dan aku ngerasa nyaman.aku mau kita kaya gini. “sambil menghisap dalam-dalam rokok kesukaanku”
Setelah mengucapkan itu,pikiranku berkecamuk, apa yang telah kulakukan ‘pikirku’
“Uni merupakan wanita yang lugu, sedangkan aku sibuk gonta-ganti pacar. Aku ga mungkin kembali mainin dia kali ini”
“Entahlah, dan apapun itu pada hari itu tepat pukul 22.10 WIB 18 mei 2003, kami resmi jadian”.
“Dari situlah kisah penuh lika-liku ini dimulai,hingga mengubahku, mengubah hidupnya..untuk selama-lamanya”
Bersambung –
Masa remaja adalah masaku,masa kamu, dan masa kita semua
Cerita hura-hura sekaligus terselip cerita cinta diantaranya
Masa remaja menjadi kisah hidup yang takkan hilang ditelan usia
Di masa itulah terselip tinta emas kehidupan, yang menjadi pondasi kedewasaan
Terimakasih ya Allah, engkau telah menyisipkan kisah-kisah indah di hidup kami


